Rabu, 08 April 2015

Berjuang Untuk Korban Kekerasan

Chelsea Islan
Chelsea Islan (19) buka suara soal video mirip dirinya yang diambil diam-diam saat berganti baju di kamar mandi. Sebagai korban dari oknum tak bertanggung jawab, Chelsea mengungkapkan ketegarannya disebuah seminar di kawasan Semanggi, Senin (2/3) lalu.
 
Dalam acara yang dihadiri psikolog dan beberapa artis yang menyuarakan anti pelecehan seksual dan bullying, Samantha Barbara, ibunda Chelsea menjelaskan video tersebut diambil saat putrinya berusia 15 tahun. “Video itu direkam tanpa sepengetahuan dan izin Chelsea,” tegas Samantha membenarkan bahwa sosok dalam video itu adalah anaknya.

Ia mengatakan anaknya menjadi korban oknum yang tak bertanggung jawab. Saat rekaman video beredar, keluarga besar pun segera mengambil sikap terbaik. “Kami support supaya Chelsea tegar dan percaya diri. Berita di media tentang itu juga tidak mematahkan impian Chelsea. Ia bahkan mengisinya dengan kegiatan positif,” kata Samantha yang langsung menghubungi brand yang mengontrak Chelsea dan mendapat dukungan penuh dari mereka dengan mengatakan Chelsea sebagai korban, dan tidak bersalah.

Sudah Move On

Sebetulnya saat rekaman video berdurasi 15 detik itu beredar, banyak pihak yang ingin mengonfirmasi siapa pelakunya dan motivasi perbuatan itu. Tapi Chelsea memilih tak mau menanggapi. Ia ingin move on dan tidak lagi membahas persoalan tersebut. “Kami sudah melakukan yang sepatutnya harus kami lakukan, seperti apanya, biar kami saja yang tahu. Ini demi Chelsea dan keluarga,” ujar Debby Sulaiman, tante Chelsea yang turut mendampingi.

Untunglah berkat dukungan kuat dari keluarga serta orang-orang di sekitarnya, Chelsea pun mengaku tetap optimis menapaki kariernya yang tengah menanjak. Ia yang sempat dikabarkan depresi dan disembunyikan di suatu tempat justru seakan tidak terganggu oleh peredaran video itu. 

Sebaliknya ia gigih mengajak orang lain untuk berjuang. Ia bahkan menyatakan siap menjadi suara untuk orang lain yang kebetulan mengalami hal serupa dengannya. “Saya menggunakan suara saya untuk mengajak teman-teman memandang masa depan dan mengisinya dengan energi yang lebih positif,” kata Chelsea

Menurutnya, kekerasan terhadap anak dan perempuan adalah isu besar yang seharusnya dihadapi bersama. Melalui kejadian yang dialaminya, Chelsea justru tergerak menjadi survivor bagi orang lain yang juga menjadi korban. “Saya mohon dukungan dan doanya. Kita bersama-sama saling mendukung dan saling membantu satu sama lain,”.@kontakradar

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2014 kontakradar