Keluar Dari Zona Nyaman
![]() |
| Nadine Chandrawinata |
Cantik, muda, dan energik, itulah kesan pertama yang tertangkap dari sosok Nadine Chandrawinata (30).
Kegemarannya melakoni traveling
tak membuat Nadine lupa menjaga penampilan. Meski begitu Nadine
mengatakan kecantikan seorang wanita tak semata-mata dinilai dari
penampilan luarnya saja.
Menggeluti pekerjaan yang sudah menjadi hobi jelas menyenangkan.
Seperti yang dilakukan oleh artis dan model cantik Nadine Chandrawinata.
Ia terbilang beruntung saat ditawari bermain dalam film yang berkaitan
dengan traveling. Tanpa pikir panjang, Nadine pun bersedia terlibat dalam film terbarunya yang berjudul Erau Kota Raja.
Menghabiskan waktu lebih dari sebulan untuk kebutuhan syuting, Nadine
mengaku tak masalah, “Ini sesuai dengan hobi saya yang suka
berpetualang. Saya ingin film yang beda, tapi benang merahnya tetap
petualangan," ungkap Nadine saat berkunjung ke redaksi NOVA belum lama
ini.
Guru Terbaik
Puteri Indonesia tahun 2005 ini memang dikenal sebagai penggila traveling. Tak heran ia begitu menikmati tiap kali “menghilang” untuk pergi mengeksplor keindahan alam Indonesia. “Saya mulai traveling
setelah menjadi Putri Indonesia. Tapi, ini bukan hal baru karena sejak
kecil orangtuaku selalu ajak ke pantai atau gunung. Jadi traveling sudah menjadi paket dalam kehidupan dan saya senang ketemu dengan orang-orang baru,” katanya
Kini, setelah dewasa, kegemarannya tadi tak hanya berlaku untuk
kesenangan pribadi. Nadine berupaya mengedukasi orang lain mengenai
keindahan alam setempat. “Traveling itu pekerjaan saya sekarang
dan saat ini fokusnya di pengembangan daerah di Indonesia. Saya enggak
sekadar menyelam saja, tapi bawa kamera dan nanti saya kasih ke
masyarakat setempat untuk memberikan edukasi. Selain menggali kecintaan
terhadap budaya sekaligus menginformasikan secara luas kepada
masyarakat.”
Bagi Nadine, traveling adalah “me time” di antara
segala aktivitas yang menyita waktunya. “Sebenarnya enggak ada lagi
waktu buat diri sendiri, karena 90 persen hidup saya sudah di luar
Jakarta. Saya itu di rumah hanya untuk istirahat. Buat saya, hidup itu
mencari kebahagiaan. Ya, saya bahagianya seperti ini. Saya bahagia bisa
keluar dari zona nyaman dan mengenal dunia lebih luas, bukan hanya yang
ada di dekat kita. Saya nyaman dengan pilihan seperti ini. Pokoknya guru
terbaik adalah pengalaman saat traveling,” ujar Nadine yang
menganggap hal tersebut mampu menciptakan keseimbangan untuk batinnya.
Ia juga berujar sekali berpergian menyusuri satu daerah, bisa
menghabiskan waktu minimal satu minggu.
Lalu bagaimana ia membagi waktu dengan keluarga dan juga kekasihnya,
pembalap Moreno Soeprapto? Nadine hanya berujar selagi dirinya belum
menikah, ia ingin memuaskan hasratnya berpetualang baik di dalam kota
maupun luar negeri.
Jika sudah berbicara tentang traveling, Nadine memang sangat antusias. Ia terlihat bahagia saat harus berbagi mengenai petualangannya terutama saat melakukan diving. Ia memang pencinta keindahan alam bawah laut. Bahkan, “Saya sudah diving
di sekitar 80 persen perairan, dari Sabang sampai Marauke. Sekarang
saya lagi fokus di daerah-daerah terdepan di Indonesia baik yang sudah
punya nama maupun yang belum. Indonesia itu tidak akan habis untuk
dieksplor,” ceritanya.
Kegemarannya menyelam membuat Nadine mendapat kehormatan saat didaulat untuk memberikan sebuah nama spot
menyelam di kepualauan Sangihe Tahuna, Sulawesi Utara. “Yang pertama
saya kasih nama Mata Nadine dan yang kedua Ruang Nadine. Kenapa mata?
Karena saya melihat untuk mendapatkan keindahan terumbu karang dan ikan
harus menggunakan mata dan hati kita sendiri. Kalau yang ruang, saya
melihat spot itu banyak sekali terumbu karang yang berantakan
dan tumpang tindih. Sehingga membuat goa di dalamnya, dan ada keindahan
lainnya lagi di dalam situ,".@kontakradar

0 komentar:
Posting Komentar