Rabu, 08 April 2015

Keluar Dari Zona Nyaman

Nadine Chandrawinata
Cantik, muda, dan energik, itulah kesan pertama yang tertangkap dari sosok Nadine Chandrawinata (30).
 
Kegemarannya melakoni traveling tak membuat Nadine lupa menjaga penampilan. Meski begitu Nadine mengatakan kecantikan seorang wanita tak semata-mata dinilai dari penampilan luarnya saja.

Menggeluti pekerjaan yang sudah menjadi hobi jelas menyenangkan. Seperti yang dilakukan oleh artis dan model cantik Nadine Chandrawinata. Ia terbilang beruntung saat ditawari bermain dalam film yang berkaitan dengan traveling. Tanpa pikir panjang, Nadine pun bersedia terlibat dalam film terbarunya yang berjudul Erau Kota Raja

Menghabiskan waktu lebih dari sebulan untuk kebutuhan syuting, Nadine mengaku tak masalah, “Ini sesuai dengan hobi saya yang suka berpetualang. Saya ingin film yang beda, tapi benang merahnya tetap petualangan," ungkap Nadine saat berkunjung ke redaksi NOVA belum lama ini.

Guru Terbaik
Puteri Indonesia tahun 2005 ini memang dikenal sebagai penggila traveling. Tak heran ia begitu menikmati tiap kali “menghilang” untuk pergi mengeksplor keindahan alam Indonesia. “Saya mulai traveling setelah menjadi Putri Indonesia. Tapi, ini bukan hal baru karena sejak kecil orangtuaku selalu ajak ke pantai atau gunung. Jadi traveling sudah menjadi paket dalam kehidupan dan saya senang ketemu dengan orang-orang baru,” katanya

Kini, setelah dewasa, kegemarannya tadi tak hanya berlaku untuk kesenangan pribadi. Nadine berupaya mengedukasi orang lain mengenai keindahan alam setempat. “Traveling itu pekerjaan saya sekarang dan saat ini fokusnya di pengembangan daerah di Indonesia. Saya enggak sekadar menyelam saja, tapi bawa kamera dan nanti saya kasih ke masyarakat setempat untuk memberikan edukasi. Selain menggali kecintaan terhadap budaya sekaligus menginformasikan secara luas kepada masyarakat.”

Bagi Nadine, traveling adalah “me time” di antara segala aktivitas yang menyita waktunya. “Sebenarnya enggak ada lagi waktu buat diri sendiri, karena 90 persen hidup saya sudah di luar Jakarta. Saya itu di rumah hanya untuk istirahat. Buat saya, hidup itu mencari kebahagiaan. Ya, saya bahagianya seperti ini. Saya bahagia bisa keluar dari zona nyaman dan mengenal dunia lebih luas, bukan hanya yang ada di dekat kita. Saya nyaman dengan pilihan seperti ini. Pokoknya guru terbaik adalah pengalaman saat traveling,” ujar Nadine yang menganggap hal tersebut mampu menciptakan keseimbangan untuk batinnya. Ia juga berujar sekali berpergian menyusuri satu daerah, bisa menghabiskan waktu minimal satu minggu.

Lalu bagaimana ia membagi waktu dengan keluarga dan juga kekasihnya, pembalap Moreno Soeprapto? Nadine hanya berujar selagi dirinya belum menikah, ia ingin memuaskan hasratnya berpetualang baik di dalam kota maupun luar negeri.

Jika sudah berbicara tentang traveling, Nadine memang sangat antusias. Ia terlihat bahagia saat harus berbagi mengenai petualangannya terutama saat melakukan diving. Ia memang pencinta keindahan alam bawah laut. Bahkan, “Saya sudah diving di sekitar 80 persen perairan, dari Sabang sampai Marauke. Sekarang saya lagi fokus di daerah-daerah terdepan di Indonesia baik yang sudah punya nama maupun yang belum. Indonesia itu tidak akan habis untuk dieksplor,” ceritanya.

Kegemarannya menyelam membuat Nadine mendapat kehormatan saat didaulat untuk memberikan sebuah nama spot menyelam di kepualauan Sangihe Tahuna, Sulawesi Utara. “Yang pertama saya kasih nama Mata Nadine dan yang kedua Ruang Nadine. Kenapa mata? Karena saya melihat untuk mendapatkan keindahan terumbu karang dan ikan harus menggunakan mata dan hati kita sendiri. Kalau yang ruang, saya melihat spot itu banyak sekali terumbu karang yang berantakan dan tumpang tindih. Sehingga membuat goa di dalamnya, dan ada keindahan lainnya lagi di dalam situ,".@kontakradar

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2014 kontakradar