Mobil Terbakar Ini Milik Purel Mojokerto
MOJOKERTO (Kontakradar) - Mobil sedan di depan kantor BPTPN Kabupaten
Mojokerto, Rabu (08/04/2015) malam, yang terbakar diketahui milik
seorang gadis yang berprofesi sebagai purel di tempat hiburan di Kota
Mojokerto.
Data yang dihimpun Realita.co korban diketahui bernama Yeni (32) asal
Desa Jambu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Sebelum terbakar, korban
sempat menepikan mobil merk Suzuki Baleno L 1743 FL warna hijau metalik
di depan kantor BPTPN lantaran mogok.
"Mbak Yeni mengendarai mobilnya sendiri dari Kediri dengan tujuan kembali ke kost-kost an Raden Wijaya, Kota Mojokerto," kata Agustin (25), salah satu teman kerja korban, kepada Realita, Rabu (08/04/2015).
Dalam situasi panik, korban sempat meminta tolong salah satu penjual gorengan didepan RS Islam Sakinah untuk membantunya. Namun diluar dugaan, saat korban menghidupkan mobil. Asap yang keluar dari kabin mesin semakin mengepul. "Kayaknya mobil mbak Yeni, konsleting listrik dan kemudian terbakar," tambah Agustin.
Gadis yang tinggal di Desa Kwaringan, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, baru mengetahui insiden itu saat dirinya dihubungi melalui telepon oleh korban. "Ya waktu saya di kost, mbak Yeni telpon jika mobilnya terbakar," imbuh dia.
Sementara Yeni, saat kebakaran terjadi terlihat shock dan hanya terdiam diri tak jauh dari lokasi kejadian. "Dimobil ada tas yang berisi dompet, uang dan HP, kami belum sempat membawa keluar. Karena panik asap mengepul dan apinya semakin membesar," ujarnya.
Beberapa saat kemudian dua unit mobil PMK tiba dilokasi kejadian untuk melakukan pembasaha. Sekitar 15 menit, kobaran api berhasil dipadamkan petugas. Akibat kejadian itu, arus lalu lintas disepanjang jalan RA Basuni Sooko, Kabupaten Mojokerto dipadati warga. Meski begitu, ratusan warga sempat mengabadikan kebakaran tersebut dengan kamera handphone.
Sementara petugas dari Sat Lantas Polres Mojokerto Kota tampak sibuk mengatur arus lalu lintas hingga proses evakuasi mobil milik purel itu selesai dilakukan. Sedangkan dua unit mobil PMK usai berhasil memadamkan kobaran api langsung meninggalkan TKP.
"Mbak Yeni mengendarai mobilnya sendiri dari Kediri dengan tujuan kembali ke kost-kost an Raden Wijaya, Kota Mojokerto," kata Agustin (25), salah satu teman kerja korban, kepada Realita, Rabu (08/04/2015).
Dalam situasi panik, korban sempat meminta tolong salah satu penjual gorengan didepan RS Islam Sakinah untuk membantunya. Namun diluar dugaan, saat korban menghidupkan mobil. Asap yang keluar dari kabin mesin semakin mengepul. "Kayaknya mobil mbak Yeni, konsleting listrik dan kemudian terbakar," tambah Agustin.
Gadis yang tinggal di Desa Kwaringan, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, baru mengetahui insiden itu saat dirinya dihubungi melalui telepon oleh korban. "Ya waktu saya di kost, mbak Yeni telpon jika mobilnya terbakar," imbuh dia.
Sementara Yeni, saat kebakaran terjadi terlihat shock dan hanya terdiam diri tak jauh dari lokasi kejadian. "Dimobil ada tas yang berisi dompet, uang dan HP, kami belum sempat membawa keluar. Karena panik asap mengepul dan apinya semakin membesar," ujarnya.
Beberapa saat kemudian dua unit mobil PMK tiba dilokasi kejadian untuk melakukan pembasaha. Sekitar 15 menit, kobaran api berhasil dipadamkan petugas. Akibat kejadian itu, arus lalu lintas disepanjang jalan RA Basuni Sooko, Kabupaten Mojokerto dipadati warga. Meski begitu, ratusan warga sempat mengabadikan kebakaran tersebut dengan kamera handphone.
Sementara petugas dari Sat Lantas Polres Mojokerto Kota tampak sibuk mengatur arus lalu lintas hingga proses evakuasi mobil milik purel itu selesai dilakukan. Sedangkan dua unit mobil PMK usai berhasil memadamkan kobaran api langsung meninggalkan TKP.

0 komentar:
Posting Komentar